Selamat Datang


    Tugas Prodas
Nama         : Muhammad Prihat Sanggeni
Kelas         : X MM 3
No. Absen : 01

Tugasnya ada disini

Tidak hanya Android yang baterainya Cepat Habis alias boros. Yang namanya Smartphone itu pasti cepat habis baterai nya, Seperti iPhone dan Blackberry. Oleh karena itu banyaknya atau kuatnya baterai yang terdapat pada Smartphone yang dijual juga sangat mempengaruhi Tinggi nya harga Android tersebut. Pda postingan ini aku akan memberikan sedikit Tips agan Baterai Android kamu yang cepat habis alias boros bisa bertahan setidaknya 20%-30%. Berikut Tips Cara Agar Baterai Android Atau Smartphone Kamu Tidak Cepat Habis atau Boros by ninja kandangan

1. Di Task Manager Android sudah diberi tahu bahwa Usia baterai berkaitan dengan penggunaan CPU. Set CPU Kamu dengan Aplikasi seperti Set CPU, Set Maksimal dan Minimal penggunaan CPU Kamu. Seperti Settingan CPU-ku saat keadaan normal Set Minimal 156Mhz dan Maksimal 469Mhz. Dan Setting CPU kamu untuk lebih Extreme lagi saat Bermain Games yaitu menaikkan Minimal dan Maksimal CPU.

2. Jangan Menggunakan Android Task Manager, Batterai memang lebih irit tapi dampaknya lebih besar.

3. Jangan menutup Aplikasi dengan menekan tombol 'Home' tapi gunakan Tombol 'Kembali'

4. Uninstall atau hapus Aplikasi yang tidak perlu atau tidak penting, bahkan aplikasi yang sama.

5. Hapus atau jangan pakai widget yang tidak penting. tidak perli atau widget yang sama.

6. Setting sync Akun Google secara manual, Maksudnya Sync yang perlu dan sync pada saatnya.

7. Matikan tombol / Settingan yang tidak seharusnya terus menyala. Seperti Wifi, Data Paket, Bluetooth, GPS, dan Sync Akun. Yang dapat kamu temukan di Setting atau Pengaturan Android. Nyalakan saat ingin digunakan saja. Jika ingin mudah, gunakan widget nya.

8. Atur kecerahan Android kamu, jika saat dirumah gunakan kecerahan yang paling gelap. dan saat diluar rumah set maksimal setengan kecerahan.

9. Jika ingin menggunakan aplikasi. Gunakan aplikasi Go Power Mastersetting Mode yang sesuai buat kamu

10. Gunakan Tweak atau Script yang tersedia bagi Android kamu untuk menghemat batterai ini.

11. Jangan gunakan Live wallpaper, tetapi gunakan Wallpaper yang gelap

12. Pakai jaringan 2G / E jika ingin Memakai internet



Sumber : http://ninjakandangan.blogspot.com/2012/10/tips-mengatasi-baterai-android-yang.html

    Android  adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat seluler layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet.Android awalnya dikembangkan oleh Android, Inc., dengan dukungan finansial dari Google, yang kemudian membelinya pada tahun 2005. Sistem operasi ini dirilis secara resmi pada tahun 2007, bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance, konsorsium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi yang bertujuan untuk memajukan standar terbuka perangkat seluler. Ponsel Android pertamamulai dijual pada bulan Oktober 2008.
  Android adalah sistem operasi dengan sumber terbuka, dan Google merilis kodenya di bawah Lisensi Apache. Kode dengan sumber terbuka dan lisensi perizinan pada Android memungkinkan perangkat lunak untuk dimodifikasi secara bebas dan didistribusikan oleh para pembuat perangkat, operator nirkabel, dan pengembang aplikasi. Selain itu, Android memiliki sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi (apps) yang memperluas fungsionalitas perangkat, umumnya ditulis dalam versi kustomisasi bahasa pemrograman Java. Pada bulan Oktober 2012, ada sekitar 700.000 aplikasi yang tersedia untuk Android, dan sekitar 25 juta aplikasi telah diunduh dari Google Play, toko aplikasi utama Android. Sebuah survey pada bulan April-Mei 2013 menemukan bahwa Android adalah platform paling populer bagi para pengembang, digunakan oleh 71% pengembang aplikasi seluler.
Faktor-faktor di atas telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan Android, menjadikannya sebagai sistem operasi telepon pintar yang paling banyak digunakan di dunia, mengalahkan Symbian pada tahun 2010. Android juga menjadi pilihan bagi perusahaan teknologi yang menginginkan sistem operasi berbiaya rendah, bisa dikustomisasi, dan ringan untuk perangkat berteknologi tinggi tanpa harus mengembangkannya dari awal. Akibatnya, meskipun pada awalnya sistem operasi ini dirancang khusus untuk telepon pintar dan tablet, Android juga dikembangkan menjadi aplikasi tambahan di televisi, konsol permainan, kamera digital, dan perangkat elektronik lainnya. Sifat Android yang terbuka telah mendorong munculnya sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi untuk menggunakan kode sumber terbuka sebagai dasar proyek pembuatan aplikasi, dengan menambahkan fitur-fitur baru bagi pengguna tingkat lanjut atau mengoperasikan Android pada perangkat yang secara resmi dirilis dengan menggunakan sistem operasi lain.

   Android menguasai pangsa pasar telepon pintar global, yang dipimpin oleh produk-produkSamsung, dengan persentase 64% pada bulan Maret 2013. Pada Juli 2013, terdapat 11.868 perangkat Android berbeda dengan beragam versi. Keberhasilan sistem operasi ini juga menjadikannya sebagai target ligitasi paten "perang telepon pintar" antar perusahaan-perusahaan teknologi. Hingga bulan Mei 2013, total 900 juta perangkat Android telah diaktifkan di seluruh dunia, dan 48 miliar aplikasi telah dipasang dari Google Play.

'h � p < �� 8� an>



Berikut adalah beberapa hal yang mesti Anda perhatikan secara detil dan hati-hati.

1. Tentang Medan Magnet
Dipastikan bahwa medan magnet ini bisa merusak sistem kinerja layar touchscreen yang Anda gunakan. Makanya sebaiknya Anda menjauhkan smartphone kesayangan Anda itu dari benda-benda yang mengandung magnet semisal TV Tabung, speaker, ataupun magnet gelondongan.

2. Medium Konduktif
Anda perlu tahu bahwa medium konduktif ini bisa mengakibatkan ketidakakuratan fungsi layar touchscreen. Nah, karenanya sebaiknya Anda memperhatikan terlebih dahulu tempat yang akan dijadikan lokasi untuk menyimpan smartphone Anda. Misalnya saja, menghindarkan smartphone Anda dari sentuhan keringat atau minyak yang seyogyanya bisa menjadi medium konduktif atau penghantar listrik tadi.

3. Suhu yang Tinggi
Suhu yang terlalu tinggi juga ternyata bisa mengganggu tingkat kekakuratan operasi layar touchscreen. Suhu normal yang masih bisa ditolerir ialah antara 0 sampai 50 derajat celcius dengan tingkat kelembaban 5%.

4. Listrik Statis
Sebaiknya anda harus berhati-hati dengan listrik statis ini karena dikatakan bahwa listrik statis ini bisa menyebabkan kebocoran pada lapisan-lapisan yang ada di layar touchscreen smartphone. Misalnya saja, seperti gesekan-gesekan pada kain ataupun plastik.

5. Sentuhan
Meskipun sejatinya layar touchscreen pengoperasiannya dengan disentuh namun patut diperhatikan juga cara menyentuh seperti apa yang berpotensi tidak merusak touchscreen Anda itu. Kalau terlalu keras maka bukan tak mungkin akan menyebabkan kerusakan pada layar ponsel Anda. Jadi Anda mesti memerhatikan betul-betul tingkat sentuhan yang bisa ditolerir oleh touchscreen smartphone yang Anda miliki.

6. Tingkat Tegangan yang Kurang Stabil
Sebaiknya Anda mengisi daya smartphone Anda sebelum kurang dari 20%. Disebutkan bahwa ketika kita menyentuh layar, maka jari yang dipakai menyentuh layar itu akan menyerap listrik halus.

Kemudian listrik yang berada di 4 sudut touchscreen tersebut akan ditransmisi ke sebuah titik dimana kita telah menyentuh layarnya, dimana kejadian itu akan menyebabkan layar menjadi terapung dan bahkan sampai mati. Itulah beberapa hal yang mesti diperhatikan untuk merawat layar touchscreen smartphone android anda supaya tahan lama.

Flag Counter

Flag Counter

Pengunjung

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Post

Social Icons

Followers

Cuaca

Waktu

Kalender

Pertanyaan

Apa yang anda lakukan jika anda menginginkan sebuah barang dari orang lain ?

Anda Anggap Sebagai Apa Blog Saya ???

Animated Fire