Tidak hanya Android yang baterainya Cepat Habis alias boros. Yang namanya Smartphone itu pasti cepat habis baterai nya, Seperti iPhone dan Blackberry. Oleh karena itu banyaknya atau kuatnya baterai yang terdapat pada Smartphone yang dijual juga sangat mempengaruhi Tinggi nya harga Android tersebut. Pda postingan ini aku akan memberikan sedikit Tips agan Baterai Android kamu yang cepat habis alias boros bisa bertahan setidaknya 20%-30%. Berikut Tips Cara Agar Baterai Android Atau Smartphone Kamu Tidak Cepat Habis atau Boros by ninja kandangan
1. Di Task Manager Android sudah diberi tahu bahwa Usia baterai berkaitan dengan penggunaan CPU. Set CPU Kamu dengan Aplikasi seperti Set CPU, Set Maksimal dan Minimal penggunaan CPU Kamu. Seperti Settingan CPU-ku saat keadaan normal Set Minimal 156Mhz dan Maksimal 469Mhz. Dan Setting CPU kamu untuk lebih Extreme lagi saat Bermain Games yaitu menaikkan Minimal dan Maksimal CPU.
2. Jangan Menggunakan Android Task Manager, Batterai memang lebih irit tapi dampaknya lebih besar.
3. Jangan menutup Aplikasi dengan menekan tombol 'Home' tapi gunakan Tombol 'Kembali'
4. Uninstall atau hapus Aplikasi yang tidak perlu atau tidak penting, bahkan aplikasi yang sama.
5. Hapus atau jangan pakai widget yang tidak penting. tidak perli atau widget yang sama.
6. Setting sync Akun Google secara manual, Maksudnya Sync yang perlu dan sync pada saatnya.
7. Matikan tombol / Settingan yang tidak seharusnya terus menyala. Seperti Wifi, Data Paket, Bluetooth, GPS, dan Sync Akun. Yang dapat kamu temukan di Setting atau Pengaturan Android. Nyalakan saat ingin digunakan saja. Jika ingin mudah, gunakan widget nya.
8. Atur kecerahan Android kamu, jika saat dirumah gunakan kecerahan yang paling gelap. dan saat diluar rumah set maksimal setengan kecerahan.
9. Jika ingin menggunakan aplikasi. Gunakan aplikasi Go Power Mastersetting Mode yang sesuai buat kamu
10. Gunakan Tweak atau Script yang tersedia bagi Android kamu untuk menghemat batterai ini.
11. Jangan gunakan Live wallpaper, tetapi gunakan Wallpaper yang gelap
12. Pakai jaringan 2G / E jika ingin Memakai internet
Sumber : http://ninjakandangan.blogspot.com/2012/10/tips-mengatasi-baterai-android-yang.html
Diposting oleh
Unknown
komentar (0)
Diposting oleh
Unknown
komentar (0)
Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang
dirancang untuk perangkat seluler layar sentuh seperti telepon
pintar dan komputer tablet.Android awalnya dikembangkan oleh Android,
Inc., dengan dukungan finansial dari Google, yang kemudian membelinya pada
tahun 2005. Sistem operasi ini dirilis secara resmi pada tahun 2007,
bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance, konsorsium dari
perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi
yang bertujuan untuk memajukan standar terbuka perangkat seluler. Ponsel
Android pertamamulai dijual pada bulan Oktober 2008.
Android adalah sistem operasi dengan sumber terbuka, dan
Google merilis kodenya di bawah Lisensi Apache. Kode dengan sumber
terbuka dan lisensi perizinan pada Android memungkinkan perangkat lunak untuk
dimodifikasi secara bebas dan didistribusikan oleh para pembuat perangkat,
operator nirkabel, dan pengembang aplikasi. Selain itu, Android memiliki
sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi (apps) yang memperluas
fungsionalitas perangkat, umumnya ditulis dalam versi kustomisasi bahasa
pemrograman Java. Pada bulan Oktober 2012, ada sekitar 700.000
aplikasi yang tersedia untuk Android, dan sekitar 25 juta aplikasi telah
diunduh dari Google Play, toko aplikasi utama Android. Sebuah survey
pada bulan April-Mei 2013 menemukan bahwa Android adalah platform paling
populer bagi para pengembang, digunakan oleh 71% pengembang aplikasi seluler.
Faktor-faktor
di atas telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan Android,
menjadikannya sebagai sistem operasi telepon pintar yang paling banyak
digunakan di dunia, mengalahkan Symbian pada tahun
2010. Android juga menjadi pilihan bagi perusahaan teknologi yang
menginginkan sistem operasi berbiaya rendah, bisa dikustomisasi, dan ringan untuk
perangkat berteknologi tinggi tanpa harus mengembangkannya dari
awal. Akibatnya, meskipun pada awalnya sistem operasi ini dirancang khusus
untuk telepon pintar dan tablet, Android juga dikembangkan menjadi aplikasi
tambahan di televisi, konsol permainan, kamera digital, dan
perangkat elektronik lainnya. Sifat Android yang terbuka telah mendorong
munculnya sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi untuk menggunakan kode
sumber terbuka sebagai dasar proyek pembuatan aplikasi, dengan menambahkan
fitur-fitur baru bagi pengguna tingkat lanjut atau mengoperasikan Android pada
perangkat yang secara resmi dirilis dengan menggunakan sistem operasi lain.
Android menguasai pangsa pasar telepon pintar global, yang dipimpin oleh produk-produkSamsung, dengan persentase 64% pada bulan Maret 2013. Pada Juli 2013, terdapat 11.868 perangkat Android berbeda dengan beragam versi. Keberhasilan sistem operasi ini juga menjadikannya sebagai target ligitasi paten "perang telepon pintar" antar perusahaan-perusahaan teknologi. Hingga bulan Mei 2013, total 900 juta perangkat Android telah diaktifkan di seluruh dunia, dan 48 miliar aplikasi telah dipasang dari Google Play.
Diposting oleh
Unknown
komentar (0)
Berikut adalah
beberapa hal yang mesti Anda perhatikan secara detil dan hati-hati.
1. Tentang Medan
Magnet
Dipastikan bahwa
medan magnet ini bisa merusak sistem kinerja layar touchscreen yang Anda
gunakan. Makanya sebaiknya Anda menjauhkan smartphone kesayangan Anda itu dari
benda-benda yang mengandung magnet semisal TV Tabung, speaker, ataupun magnet
gelondongan.
2. Medium
Konduktif
Anda perlu tahu
bahwa medium konduktif ini bisa mengakibatkan ketidakakuratan fungsi layar
touchscreen. Nah, karenanya sebaiknya Anda memperhatikan terlebih dahulu tempat
yang akan dijadikan lokasi untuk menyimpan smartphone Anda. Misalnya saja,
menghindarkan smartphone Anda dari sentuhan keringat atau minyak yang
seyogyanya bisa menjadi medium konduktif atau penghantar listrik tadi.
3. Suhu yang
Tinggi
Suhu yang terlalu
tinggi juga ternyata bisa mengganggu tingkat kekakuratan operasi layar
touchscreen. Suhu normal yang masih bisa ditolerir ialah antara 0 sampai 50
derajat celcius dengan tingkat kelembaban 5%.
4. Listrik Statis
Sebaiknya anda
harus berhati-hati dengan listrik statis ini karena dikatakan bahwa listrik
statis ini bisa menyebabkan kebocoran pada lapisan-lapisan yang ada di layar
touchscreen smartphone. Misalnya saja, seperti gesekan-gesekan pada kain
ataupun plastik.
5. Sentuhan
Meskipun sejatinya
layar touchscreen pengoperasiannya dengan disentuh namun patut diperhatikan
juga cara menyentuh seperti apa yang berpotensi tidak merusak touchscreen Anda
itu. Kalau terlalu keras maka bukan tak mungkin akan menyebabkan kerusakan pada
layar ponsel Anda. Jadi Anda mesti memerhatikan betul-betul tingkat sentuhan
yang bisa ditolerir oleh touchscreen smartphone yang Anda miliki.
6. Tingkat
Tegangan yang Kurang Stabil
Sebaiknya Anda
mengisi daya smartphone Anda sebelum kurang dari 20%. Disebutkan bahwa ketika
kita menyentuh layar, maka jari yang dipakai menyentuh layar itu akan menyerap
listrik halus.
Kemudian listrik
yang berada di 4 sudut touchscreen tersebut akan ditransmisi ke sebuah titik
dimana kita telah menyentuh layarnya, dimana kejadian itu akan menyebabkan
layar menjadi terapung dan bahkan sampai mati. Itulah beberapa hal yang mesti
diperhatikan untuk merawat layar touchscreen smartphone android anda supaya
tahan lama.

